Anak dengan kebutuhan khusus adalah anak yang membutuhkan layanan atau perlakuan khusus untuk mencapai perkembangan yang optimal sebagai akibat dari hambatannya. Layanan kebutuhan khusus harus disesuaikan dengan jenis dan tingkat kelainannya, karena masing-masing jenis dan tingkat kelainan anak membutuhkan layanan yang berbeda. Untuk itu, diperlukan pemahaman yang baik tentang anak-anak yang membutuhkan layanan pendidikan khusus di dalam merancang program pendidikannya, termasuk dalam hal ini untuk menyediakan pendidikan keterampilan bagi mereka. Pendidikan keterampilan sangat diperlukan bagi ABK agar mereka dapat mempunyai kecakapan hidup, dapat menjadi SDM yang berkualitas, dan dapat membantunya untuk siap menghadapi dunia pekerjaan.
Pendidikan keterampilan di SLB sama halnya seperti yang ditawarkan di sekolah kejuruan, hanya saja jenis-jenis pendidikan keterampilan di SLB dipilih sesuai kebutuhan siswa dalam hal ini anak berkebutuhan khusus serta potensi yang ada di daerahnya masing-masing. Harapannya dengan mengajarkan keterampilan vokasional, nantinya anak berkebutuhan khusus dapat menghasilkan produk yang pada suatu saat dapat menjadi sumber penghasilan untuk mencukupi kebutuhan hidup seseorang dalam hal ini anak berkebutuhan khusus.
Jenis keterampilan vokasional yang diberikan sama dengan kurikulum di sekolah reguler antara lain:
- Tata Boga
- Tata Busana
- Tata Kecantikan
- Pijat (Massage)
- Tata Graha
- Teknik Informatika dan Komputer
- Teknik Penyiaran Radio
- Perbengkelan Motor
- Seni Musik
- Seni Tari
- Seni Lukis
- Cetak Saring/Sablon
- Suvenir
- Seni Membatik
- Desain Grafis
- Fotografi
- Elektronika Alat Rumah Tangga
- Budidaya Perikanan
- Budidaya Peternakan
- Budidaya Tanaman
Cakupan kompetensi ini menunjukkan adanya harapan bagi ABK agar memiliki kecakapan khusus kerupa salah satu kecakapan kerja disamping kecakapan akademik sebagai hasil belajar. Dalam konsep life skills termasuk dalam cakupan spesific life skills-SLS disamping hasil belajar general life skills.
.jpg)
Komentar
Posting Komentar