Langsung ke konten utama

WORKSHOP PENINGKATAN PROGRAM KEMANDIRIAN BAGI GURU PENDIDIKAN KHUSUS DENGAN LEMBAGA PELATIHAN TAHUN 2018

Kegiatan Workshop Peningkatan Program Kemandirian Bagi Guru Pendidikan Khusus dengan lembaga Pelatihan dilaksanakan pada tanggal 21 s.d 25 Mei 2018 bertempat di hotel sahid Yogjakarta. Jl. Babasari, Caturtunggal, Yogjakarta, Kab. Sleman, Daerah Istimewa Yogjakarta 55281

         Kebijakan Kemetrian Pendidikan dan Kebudayaan, mengenai program kemandirian tertuang dalam Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 157 Tahun 2014 tentang Kurikulum Pedidikan Khusus, dan Intruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2016 tentang Revitalisasi Sekolah Menengah Kejuruan dalam rangka peningkatan kualitas dan daya saing sumber daya manusia Indonesia.
          Program kemandirian diartikan sebagai upaya untuk meningkatkan kemampuan, kesanggupan, dan ketrampilan yang diperlukan seseorang (peserta didik) untuk menjaga kelangsungan hidup dan pengembangan dirinya (Depdiknas, 2002). Program kemandirian seyogyanya dilaksanakan secara terintegrasi dan komprehensif untuk mengakomodasi pengembangan diri agar peserta didik mampu berkembang secara optimal.
         Arah kebijakan dan tujuan pendidikan Program Kemandirian adalah untuk mengenalkan peserta didik pada kehidupan nyata. Pemeblajaran Kemandirian diharapkan dapat meningkatkan ketrampilan untuk memecahkan permasalahan dalam kehidupan sehari-hari. Program kemandirian merupakan salah satu fokus analisis dalam pengembangan Kurikulum 2013 Pendidikan Khusus. Dalam kurikulum Sekolah Menengah Atas Luar Biasa (SMALB) pengemangan Program Kemandidian diarahkan dalam program ketrampilan pilihan yang bermanfaat untuk kemandirian peserta didik berkebutuhan Khusus pasca sekolah.


         Ketrampilan-ketrampilan yang dimaksud termaktub dalam Inpres nomor 9 Tahun 2016 yang dijabarkan pada program revitalisasi pendidikan vokasi Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan terdapat 20 ketrampilan pilihan di SMALB, yaitu:
  1. Tata Boga
  2. Tata Busana
  3. Tata Kecantikan
  4. Pijat (Massage)
  5. Tata Graha
  6. Teknik Informatika dan Komputer
  7. Teknik Penyiaran Radio
  8. Perbengkelan Motor
  9. Seni Musik
  10. Seni Tari
  11. Seni Lukis
  12. Cetak saring/Sablon
  13. Souvenir
  14. Seni Membatik
  15. Desain Grafis
  16. Fotografi
  17. Elektronika Alat Rumah Tangga
  18. Budidaya Perikanan
  19. Budidaya Peternakan
  20. Budidaya Tanaman
        Pendidikan program kemandirian merupakan salah satu isu stategis dalam pelayanan pendidikan dewasa ini, karena program kemandirian semacam ini mengubah watak manusia menjadi karakter manusia produktif. Dalam hal ini lembaga pelatihan dan sekolah dapat bersama-sama memberi harapan dan dukungan kepada peserta didik berkebutuhan khusus.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

PROFIL SLB JATIWIRATAMA

SLB Jatiwiratama merupakan pendidikan luar biasa yg berdiri sejak tahun 1987 dibawah naungan Yayasan Dharma wanita kabupaten Blitar yang dikepalai oleh Ibu Faridah,S . Pd. SLB Jatiwiratama terletak di JL. Mayang N o.54 Kecamatan Selopuro Kabupaten Blitar. VISI, MISI DAN TUJUAN SEKOLAH A. Visi “Menjadikan anak dapat hidup mandiri, terampil dan berakhlak mulia”. B. Misi Sekolah Luar Biasa (SLB) JatiwiratamaSelopuro, mempunyai misi sebagai berikut : 1. Mendorong anak untuk dapat menjalin hubungan dengan berbagai lapisan masyarakat. 2. Membimbing anak untuk dapat mengembangkan potensi diri. 3. Membiasakan anak untuk selalu bertaqwa kepata Tuhan Yang Maha Esa. C. Tujuan Sekolah   Tujuan pendidikan dasar adalah meletakkan dasar kecerdasan, pengetahuan, kepribadian, akhlaq mulia, serta ketrampilan untuk hidup mandiri dan mengikuti pendidikan lebih lanjut. Sejalan dengan tujuan pendidikan dasar tersebut serta sesuai dengan visi sekolah, maka tujuan sekolah S...

MILLENNIAL ROAD SAFETY FESTIVAL

Pada tanggal 4 Februari 2019, siswa siswi SLB Jatiwiratama berkesempatan mendeklarasikan Millennial Road Safety Festifal bersama bapak-bapak dari Kepolisian Republik Indonesia Wilayah Kabupaten Blitar. “Millennial Road Safety Festival” merupakan program yang diselenggarakan oleh kepolisian Republik Indonesia dengan target kalangan generasi milenial. Generasi milenial ini adalah generasi yang akrab dengan ilmu pengetahuan dan teknologi serta dinamis. Kapolri Jenderal Pol. Prof H Muhamad Tito Karnavian Ph.D mengatakan visi dan misi dari kegiatan tersebut adalah memberdayakan kaum milenial untuk mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran Lalu Lintas guna tercapainya tujuan Road Safety to Zeroaccident. Target dari kegiatan ini adalah terbentuknya dua juta relawan lalu lintas Indonesia yang dapat menjadi mitra Kepolisian Lalu Lintas di seluruh Indonesia. Edukasi tentang peraturan lalu lintas wajib untuk disosialisasikan ke setiap kalangan masyarakat, baik ...

PRAMUKA CERIA

 SALAM PRAMUKA!! Pramuka merupakan salah satu wadah dan usaha pembinaan generasi muda yang bertujuan untuk menghasilkan manusia Indonesia yang yang berkepribadian Indonesia, berwatak dan berbudi luhur, percaya kepada kemampuan diri sendiri, sanggup dan mampu membangun dirinya, serta bersama bertanggungjawab atas pembangunan masyarakat, bangsa dan negara. Dalam hal ini, mereka yang termasuk anak-anak berkebutuhan khusus juga merupakan generasi muda dan manusia Indonesia. Jadi, tidak ada alasan bagi kita untuk memandang mereka sebelah mata atau mendiskreditkan kemampuan mereka. mengedepankan pendidikan karakter dengan model pembelajaran di luar sekolah yang menyenangkan bagi peserta didik. "Anak-anak berkebutuhan khusus ini pun perlu suasana pendidikan yang menarik, menyenangkan dan menantang, sehingga mereka mampu meningkatkan kepercayaan dan kompetensi diri Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Indonesia Gelar Outbound Pramuka Be...